Mengenal Cabe Pelangi atau Bolivian Rainbow

Cabe pelangi atau bolivian rainbow merupakan bahan pangan dengan cita rasa pedas yang memiliki beragam warna, seperti merah, hijau ataupun kuning. Kali ini dauntani.com akan membahas mengenai tanaman ini. Tanaman ini bisa berada dalam suatu pot dan tentu saja akan menghasilkan tanaman unik, menarik serta kekinian.

Mengenal Cabe Pelangi atau Bolivian Rainbow?

Cabe pelangi merupakan tanaman yang berasal dari Benua Amerika sebelah selatan, lebih tepatnya berada di Bolivia. Maka, tak heran jika tumbuhan dengan cita rasa pedas ini memiliki nama lain, yakni Bolivian Rainbow. Oleh karena warnanya unik, keberadaannya lebih sering dijadikan sebagai hiasan.

Cabe pelangi dihasilkan dari perkawinan silang antara beberapa tanaman sejenisnya sehingga mampu menghasilkan tumbuhan yang unik. Warna-warna tersebut tak hanya berfungsi menarik perhatian namun juga menunjukkan tingkat kematangan. Awalnya berwana hijau, lalu ungu, kuning, oranye, hingga merah.

Cabe jenis ini kebutuhan airnya hanya mencapai kapasitas sedang atau cukup. Tinggi tanaman tersebut berkisar antara 60 hingga 90 cm dengan iklim yang hangat. Tumbuhan ini dapat tumbuh sepanjang tahun mesipun diletakkan pada ruangan tertutup. Ukuran buahnya sekitar 2,5 cm serta berbentuk kerucut.

Cara Menanam Cabe Pelangi atau Bolivian Rainbow

Karena keunikannya tumbuhan ini memang lebih sering dijadikan sebagai tanaman hias di berbagai rumah oleh para masyarakat. Untuk proses penanaman dan perawatanya pun tidak sulit. Bahkan Anda bisa meletakkannya di dalam rumah. Berikut cara menanam cabe pelangi yang baik dan benar:

1. Menyiapkan Media Tanam

Pertama-tama siapkan dulu media untuk menanam cabe pelangi. Anda bisa menggunakan pot atau polybag sebagai tempatnya. Kemudian masukkan tanah yang dicampur kompos, pasir, arang dari sekam, serta pakis kering dengan perbandingan komposisi sama rata atau 1:1:1:1:1.

Pastikan tanah yang digunakan memiliki kandungan unsur hara terbaik sehingga tanaman cabe pelangi dapat tumbuh dengan subur, misalnya seperti jenis regosol, orgonosol, latosol, allucial, ataupun litosol. Selain itu, pot atau polybag juga harus memiliki sistem drainase (pembuangan air) yang baik.

2. Melakukan Pembenihan

Ketika media tanam sudah disiapkan, maka saatnya melakukan pembenihan. Pada dasarnya menanam cabe pelangi ini sama dengan jenis lainnya, yakni pembenihannya dilakukan menggunakan biji. Untuk benihnya sendiri yang memuhi syarat adalah yang telah tua dan dikeringkan di bawah sinar matahari.

Sebelum benih ditebar pada media tanah, maka sebaiknya disemai terlebih dahulu dengan merendamnya pada air hangat. Setelah melalui proses penebaran, maka siramlah tanaman setiap hari secara teratur. Jangan terlalu banyak memberikan air sebab tumbuhan ini hanya membutuhkan sedikit.

3. Penanaman Cabe Pelangi

Jika Anda rutin menyiram semaian tanaman ini setiap hari, maka tidak sampai satu minggu tunas kecambah sudah bisa tumbuh. Penanaman dilakukan ketika benih telah mencapai tinggi 10 cm. Apabila sudah memenuhi syarat, maka saatnya mencabut bibit dari media semai lalu dipindahkan ke lahan lain.

Anda bisa meletakkannya ke pot lebih besar atau di pekarangan rumah. Saat mencabutnya pastikan dilakukan dengan hati-hati agar tidak terjadi kerusakan pada bagian tanaman sehingga berakibat pada kebusukan. Letakkan tumbuhan pada tempat yang memiliki intensitas penyinaran matahari cukup.

4. Merawat Cabe Pelangi

Merawat tanaman cabe pelangi tidaklah sulit. Pasalnya tumbuhan dengan buah yang bercita rasa pedas ini dapat tumbuh dalam keadaan apapun, baik pada iklim bertemperatur tinggi ataupun rendah. Oleh karena itu siapa saja bisa menanamnya di rumah masing-masing.

Cabe pelangi tidak membutuhkan air terlalu banyak, sehingga Anda hanya perlu menyiramnya sekitar 1-2 kali saja dalam sehari. Bahkan tanaman ini bisa berkembang dengan baik pada tanah yang kering. Jika dirawat secara rutin dan teratur, maka dalam waktu 3 bulan tumbuhan ini sudah bisa berbuah.

Bibit Cabe Pelangi atau Bolivian Rainbow

Selain mudah, buah yang dihasilkan oleh tanaman ini sudah sangat menarik karena mempunyai banyak warna. Bibit cabe pelangi tergolong mahal, untuk satu benih saja dibandrol dengan harga Rp3000. Namun, Anda tetap bisa menanamnya dengan membuat bakal tumbuhan tersebut sendiri, caranya :

1. Menentukan Indukan yang Sesuai

Pertama-tama tentukan terlebih dahulu indukan yang akan diambil bij. Pastikan tanaman ini menghasilkan buah berkualitas dan terbaik sehingga benih tersebut nantinya dapat menghasilkan tumbuhan terbaik pula. Anda sebaiknya juga memastikan kemurnian bibit.

Kemurnian di sini maksudnya adalah tidak terkontaminasi oleh jenis cabe lain selain pelangi agar tanaman yang dihasilkan dapat berbuah maksimal. Selain itu, pastikan juga indukan memiliki buah sempurna, artinya tidak cacat serta tidak terkontaminasi hama ataupun penyakit dan umurnya tua.

2. Mengambil Biji Pada Indukan

Setelah menentukan indukan yang sesuai dan menemuhi kriteria, maka saatnya mengambil biji cabe pelangi untuk dijadikan benih tanaman. Caranya sangat mudah, Anda cukup mengupas buahnya lalu ambillah bagian dalam untuk dijadikan sebagai bibit. Pastikan tidak ada kerusakan akibat pisau.

Atau cara lain yang bisa Anda gunakan adalah dengan fermentasi, yakni dengan merendam cabe yang telah dibelah selama 1-2 malam. Sehingga biji akan terlepas dengan sendirinya. Proses ini juga berfungsi untuk menghindari adanya kerusakan pada benih akibat benda-benda tajam, seperti pisau.

3. Menyeleksi Biji atau Benih Cabe

Setelah biji diambil dari buahnya, dilakukan lagi proses seleksi. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan benih berkualitas sehingga tanaman yang tumbuh pun juga akan menghasilkan buah terbaik pula. Pastikan Anda tidak mengambil bibit dengan kualitas buruk, yakni terdapat cacat pada bentuk fisiknya.

Untuk melakukannya sangat mudah. Pertama, siapkan bak berisi air, lalu masukkan benih ke dalam wadah tersebut. Kemudian lakukan pengadukan hingga semua biji ikut bergerak. Setelah itu diamkan selama beberapa saat. Selanjutnya ambil benih yang tenggelam sebab itulah bibit terbaik untuk ditanam.

4. Mengeringkan Benih Cabe

Ketika telah mendapatkan biji cabe pilihan, maka tidak serta merta langsung ditanam begitu saja. Benih harus melalui proses pengeringan untuk mengurangi kadar air akibat dari perendaman. Hal ini dikarenakan bibit yang basah cenderung sulit tumbuh dengan baik saat dilakukan penyemaian.

Untuk mengeringkan biji cabe pelangi, Anda cukup menjemurnya di bawah sinar matahari selama 5-7 hari atau di dalam gudang khusus pengering dalam waktu 3 hari 3 malam dengan suhu ruang sekitar 34-35oC. Tahap pengeringan bertujuan untuk mengurangi kadar air yang berpotensi sebagai penghambat.

5. Menanam Benih Cabe

Jika proses pengeringan telah dilakukan, maka saatnya untuk menanam. Anda bisa menanamnya secara langsung atau melakukan penyemaian terlebih dahulu pada media polybag atau pot kecil. Bibit yang diperoleh dengan cara tepat akan menghasilkan kualitas buah terbaik seperti indukan.

Namun, jika Anda tidak ingin repot mengambil biji dari buah, maka bisa membelinya di berbagai penjual bibit tanaman. Akan tetapi, proses seleksi tetap harus dilakukan. Ciri-ciri benik yang baik untuk menjadi bakal tanaman adalah bentuk, warna dan ukurannya seragam, permukaannya halus, serta tidak cacat.

Cabe Pelangi atau Bolivian Rainbow Bisa Dimakan

Meskipun memiliki warna-warni unik dan sering dijadikan sebagai tanaman hias, namun cabe pelangi ini bisa dimakan, lho. Di dalamnya bahkan terkandung berbagai vitamin dengan komposisi tinggi dan bahkan bisa menandingi buah bervitamin pada umumnya. Berikut beberapa zat yang ada, seperti :

1. Capsaisin

Cabe memang identik dengan rasa pedas. Untuk varietas satu ini memiliki tingkat kepedasan antara 5.000 hingga 30.000 SHU. Senyawa yang menyebabkan lidah terasa terbakar ini dinamakan dengan Capsain. Zat utama dalam buah tersebut mengakibatkan adanya iritasi ringan pada bagian selaput lendir.

Capsaisin berpotensi menyebabkan rasa terbakar pada reseptor dari syaraf tertentu sehingga otak dapat merespon dengan cepat seperti halnya suhu panas. Oleh sebab itu, tangan Anda akan terasa panas jika terlalu lama melakukan kontak dengan buah cabe pelangi ini.

2. Asam Askorbat atau Vitamin C

Buah dengan cita rasa pedas ini juga mengandung berbagai vitamin. Salah satunya adalah vitamin C yang diketahui memiliki komposisi 7 kali lipat daripada kandungannya di dalam jeruk. Hal ini menunjukkan bahwa cabe pelangi memang cocok untuk meredakan sariawan.

Setengah potong dari bolivian rainbow memberikan kandungan vitamin C sebanyak 107,8 mg. Sedangkan pada jeruk hanya mengandung 70 mg, itupun terhitung dari keseluruhan buah yang memiliki ukuran sedang. Mengonsumsi asam askorbat secara cukup dapat membantu penangkalan radikal bebas.

3. Beta Karoten

Beta karoten merupakan salah satu komponen antioksidan yang memberikan warna pada cabe pelangi. Menurut penelitian yang dilakukan oleh para ahli, kehadiran senyawa bioaktif tersebut mampu berperan sebagai penangkal radikal bebas sehingga dapat mencegah munculnya berbagai penyakit degeneratif.

Beberapa penyakit degeneratif antara lain kanker, jantung, diabetes bahkan stroke. Beta karoten di dalam cabe berupa vitamin A. Namun, tetap saja harus memperhatikan takaran yang cukup ketika mengonsumsinya sebab jika kelebihan senyawa tersebut dapat menimbulkan keracunan.

4. Zat Besi (Zinc)

Kandungan lain yang terdapat dalam bolivian rainbow adalah zat besi. Keberadaan senyawa ini sangat erat kaitannya dengan ketersediaan eritrosit dalam tubuh. Pasalnya, salah satu komponen darah tersebut memiliki peran untuk mengangkut oksigen dari paru-paru menuju semua jaringan dalam tubuh.

Jika tubuh kekurangan eritrosit, maka oksigen tidak dapat tersalurkan dengan baik. Hal ini menyebabkan beberapa bagian tubuh tak bisa berfungsi secara optimal. Dengan mengonsumsi cabe pelangi secara cukup, kebutuhan jaringan akan unsur tersebut tetap terpenuhi.

Jual Cabe Pelangi atau Bolivian Rainbow

Saat ini banyak sekali masyarakat terutama pecinta tanaman hias yang berminat dengan cabe pelangi. Tak jarang pula kini para penjual tumbuhan unik tersebut tersebar pada beberapa daerah. Mereka berbondong-bondong menawarkan produknya kepada pembeli.

Kepopuleran produk hasil perkawinan silang ini selain unik juga memberikan kesan yang berbeda. Bagi Anda yang tidak terlalu menyukai rasa pedas, barangkali cabe pelangi tersebut bisa menjadi alternative untuk dikonsumi. Pasalnya tingkat kepedasan tanaman itu lebih rendah dari jenis lainnya.

Jika Anda berminat untuk membeli cabe pelangi yang berkualitas dan tahan hama, maka inilah tempatnya. Tak hanya tanaman, kami juga menjual benih beserta komponen lain untuk penanaman jika pembeli ingin menanam tumbuhan ini sendiri di rumah. Jangan khawatir harganya sesuai dengan kualitas

Itulah beberapa ulasan mengenai cabe pelangi atau biasa disebut dengan bolivian rainbow. Banyak manfaat yang bisa diperoleh jika mengonsumsinya. Rasanya tidak terlalu pedas namun mengandung berbagai senyawa baik di dalamnya. Jika Anda berminat untuk membeli silahkan hubungi Kami!

More Articles for You

Budidaya Tanaman Porang yang Menguntungkan

Indonesia terkenal sebagai salah satu yang dikenal luas memiliki berbagai hasil bumi menjanjikan. Banyak negara lain sudah menyukai dan mendatangkannya, …

Mengenal Ikan Cupang Hias

Budidaya ternak ikan cupang saat ini bisa dikatakan cukup populer. Karena proses perawatannya pun tidak memerlukan biaya dan tempat yang …